Sabtu, 25 Oktober 2014

Skripsi Manajemen:Pengaruh Brand Equity Terhadap Keputusan Pembelian Donat Kemasan Paket Pada J.CO Donuts & Coffee



BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah Pemasaran
telah menyentuh keseluruhan dari kehidupan sehari-hari manusia.
Pemasaran dengan sistem dan
aktivitasnya mampu mengakrabkan kita dengan produk dan nama merek perusahaan yang ditawarkan.
Pada saat ini aspek pemasaran tidak hanya
mengarah pada fungsi produk saja seperti kegunaan suatu produk, melainkan sudah dikaitkan dengan merek yang mampu
memberikan citra terhadap suatu produk, sehingga
pasar akan lebih fokus pada pertempuran merek.
Begitu banyak perusahaan dengan
hasil produksinya, produk yang dijual dipasar tentunya harus dibedakan dari pesaing,
oleh karena itu produk tersebut harus diberi
tanda, simbol atau desain yang mengidentifikasi dan mendeferensiasi dengan produk lain. Agar dapat bersaing merebut pasar
maka perusahaan harus jeli dalam memberi
merek produknya. Suksesnya suatu bisnis atau produk konsumen tergantung pada kemampuan konsumen dalam membedakan satu
produk dengan produk lainnya.
American Marketing
Association dalam Kotler (2001:575)
mendefinisikan merek(brand) adalah nama,
istilah, tanda, simbol, atau kombinasi dari hal-hal tersebut, yang dimaksud untuk mengidentifikasi barang
atau jasa dari seorang atau sekelompok penjual
untuk membedakannya dari produk pesaing.
Merek pada hakikatnya merupakan
janji penjual untuk secara konsisten memberi seperangkat atribut, manfaat dan pelayanan. Produk dengan kualitas, model,
features (karakteristik tambahan dari produk),
serta kualitas yang relatif sama, dapat memiliki kinerja yang berbeda-beda di pasar karena adanya perbedaan persepsi dari
produk di benak konsumen. Membangun persepsi
dapat dilakukan melalui jalur merek, karena merek sangat bernilai mampu mempengaruhi pilihan atau preferensi konsumen
yang membantu konsumen dalam melakukan
keputusan pembelian, yang pada akhirnya mampu menghasilkan keuntungan bagi perusahaan. Menurut Philip Kotler (2000:251), yang
dimaksud dengan keputusan pembelian
adalah suatu proses penyelesaian masalah yang terdiri dari
menganalisa atau pengenalan kebutuhan dan keinginan, pencarian
informasi, penilaian sumber-sumber seleksi terhadap alternatif pembelian,
keputusan pembelian, dan perilaku setelah
pembelian.
Merek yang prestisius memiliki
brand equity (ekuitas merek) yang kuat.
Menurut Durianto et.all(2004:4)
brand equity adalah seperangkat asset dan liabilitas merek yang terkait dengan
suatu merek, nama, simbol, yang mampu menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh sebuah
produk atau jasa baik pada perusahaan maupun
pada pelanggan.
Brand equity yang kuat dapat
terbentuk melalui kesadaran merek (brand awareness), asosiasi merek (brand
association), persepsi kualitas (perceived quality) dan loyalitas merek (brand loyalty). Semakin
kuat Brand equity suatu produk, semakin kuat
pula rasa percaya diri konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian, sehingga mengantar perusahaan untuk
mendapatkan keuntungan dari waktu ke waktu.
Persaingan semakin meningkat
diantara merek-merek yang beroperasi di pasar, hanya produk yang memiliki brand equity kuat yang
akan tetap mampu bersaing, merebut, dan
menguasai pasar (Durianto et.all, 2004:7).
Model bisnis yang dapat bersaing
di pasar adalah model bisnis waralaba, karena merek yang diwaralabakan umumnya sudah
teruji oleh pasar (www.swa.co.id Okt 2009). Di Indonesia bisnis waralaba asing
kini semakin berkembang, sejak tahun 1991
jumlah waralaba lokal mendominasi sampai 78 %, yaitu 21 perusahaan dari total 27 perusahaan. Kemudian pada tahun 1996–1999,
usaha waralaba lokal tumbuh sebesar 12.5
% ditengah pertumbuhan ekonomi nasional dibawah 3%. Namun dalam waktu hampir sepuluh tahun jumlah waralaba
asing berhasil melampaui waralaba lokal.
Di tahun 2000 waralaba asing mendominasi sebesar 88 %, yakni 240 perusahaan dari total 270 perusahaan. Demikian juga dari
data Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) pada
tahun 2004 tercatat sekitar 237 waralaba asing terus mengalami pertumbuhan dari
366 waralaba di Indonesia
(www.franchise-indonesia.com Pada saat ini salah satu waralaba lokal yang tidak
kalah bersaing dengan waralaba asing
adalah J.CO Donuts & Coffee. J.CO
Donuts & Coffee pada saat sekarang
ini merupakan trend setter pecinta donat. J.CO Donuts & Coffee adalah produk dalam negeri dengan menggunakan konsep
dari luar negeri dan disempurnakan dengan
modernisasi dan kualitas terbaik. Sesuai dengan namanya, J.CO Donuts & Coffee
mempunyai produk makanan berupa donat
yaitu camilan atau makanan selingan
pengantar makan besar dan produk minuman berupa kopi serta teh yang panas maupun dingin. Yang diunggulkan oleh J.CO Donuts & Coffee adalah produk Okt 2009).
Waralaba yang memiliki potensi
yang sangat besar di Indonesia adalah jenis waralaba restoran makanan cepat saji, karena
jumlah penduduk Indonesia dengan pertumbuhan
perkapita yang tergolong tinggi, dan ketersediaan makanan cepat saji semakin dibutuhkan sejalan dengan meningkatnya
mobilitas masyarakat, terutama di kawasan
perkotaan yang dinamis. Didukung juga
kecenderungan gaya hidup masyarakat yang
semakin mengarah ke pada hal-hal lebih praktis. Tidak terkecuali pada pola makan yang gemar menyantap sajian
yang serba instant.
makanannya, yaitu donat. Selain donat,
tersedia juga cappucinno dan mocca, caramel, tea dan lain-lain.
Sejak berdiri pada tanggal 26
Juni 2005, J.CO Donuts & Coffee mulai beroperasi
pertama kali di Supermal Karawaci, Tangerang dan kemudian langsung membuka
outlet sebanyak-banyaknya. Dalam waktu setahun, J.CO Donuts & Coffee telah
mempunyai 16 buah gerai dengan 450-an orang karyawan hingga sekarang J.CO Donuts
& Coffee telah memiliki lebih dari 60 gerai lebih yang tersebar di
Indonesia dan diluar Indonesia yaitu 4 gerai di Malaysia dan 2 gerai diSingapura.
Sejak hadirnya J.CO Donuts &
Coffee ditengah pasar, J.CO Donuts & Coffee langsung menjadi buah bibir,
mengalahkan popularitas sang incumbent
Dunkin Donuts, Dunkin Donuts
merupakan salah satu badan usaha pembuat donut yang paling lama berdiri dan pesaing utama Dunkin Donuts
adalah Country Donuts, American Donuts,
dan Country Style yang juga sudah cukup
lama berdiri kemudian pesaing yang baru dalam pasar donut adalah J.CO Donuts
& Coffee dimana J.CO Donuts &
Coffee juga berhasil membuat gebrakan sehingga konsumen J.CO Donuts & Coffee pun rela mengantri demi
mendapatkan donat sejak kehadirannya pertama
kali di Indonesia (www.swa.co.id Okt 2009) Dengan menerapkan konsep open
kitchen, butik donut ini memungkinkan para pelanggan untuk menyaksikan langsung proses
pembuatannya, sehingga donat yang dikonsumsi
terasa lebih fresh dan baru. Selain itu, nuansa yang penuh kehangatan juga menjadikan J.CO Donuts & Coffee sebagai
tempat paling nyaman untuk menikmati donat
dan secangkir kopi. Donat J.CO Donuts & Coffee dihasilkan dan diolah dari bahan-bahan berkualitas dan bermutu tinggi
karena langsung di Impor dari luar negeri.
Saat ini J.CO Donuts & Coffee
telah hadir di , J.CO Donuts & Coffee memiliki 2 outlet di yaitu pada Sun Plaza dan Cambridge City Square yang merupakan termasuk tempat termewah yang ada di
.




n
styl� � s - �|2 P2 yes'>berencana untuk tinggal lebih lama di dalam
organisasi dan mencurahkan lebih banyak
upaya dalam bekerja. Perilaku tersebut berarti bahwa karyawan yang berkomitmen tinggi memilih untuk lebih lama
tinggal di perusahaan.Komitmen organisasi dapat juga
dilihat dari sedikitnya jumlah kemangkiran
karyawan. Bukti riset memperlihatkan terdapat hubungan negatif antara komitmen organisasi dengan kemangkiran
maupun tingkat keluar masuknya karyawan
(Robbins, 2003 : 92), yang berarti komitmen organisasi tinggi dapat terlihat dari jumlah kemangkiran
yang kecil. Pada Tabel 1.3 dapat dilihat
daftar absensi karyawan selama tahun 2008.
Tabel 1.
Daftar Absensi Karyawan Tahun (orang) Bulan
Sakit Izin Cuti
Hamil/haid Mangkir Januari 5
4 5 0 Februari
8 4 4
0 Maret
2 2 1
0 April
4 3 2
0 Mei 2
1 5
0 Juni
2 2 2
0 Juli
4 3 2
0 Agustus
3 2 3
0 September
3 3 3
0 Oktober
2 2 2 0 November 3
1 2 0 Desember
3 2 1
0 Sumber : Bidang Umum dan SDM PT. Jamsostek
(Persero) Cabang Pada Tabel 1.3, dapat
dilihat absensi untuk mangkir, sama sekali tidak ada (nol). Peneliti menduga bahwa komitmen
organisasi tinggi di PT. Jamsostek (Persero)
Cabang .

Skripsi Manajemen:Pengaruh Brand Equity Terhadap Keputusan Pembelian Donat Kemasan Paket Pada J.CO Donuts & Coffee

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.