Rabu, 29 Oktober 2014

Skripsi Industrial Engineering: Perancangan Sistem Keseimbangan Lintasan Produksi dengan Teknik Simulasi



BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar
BelakangPermasalahan
Keseimbangan
lintasan perakitan berhubungan erat
dengan produksi massal. Sejumlah
pekerjaan perakitan dikelompokkan ke dalam beberapa pusat pekerjaan yang selanjutnya dinamakan sebagai
stasiun kerja. Waktu yang diizinkan
untuk menyelesaikan elemen pekerjaan ditentukan oleh kecepatan lintasan perakitan; semua stasiun kerja sedapat mungkin memiliki
kecepatan produksi yang sama. Jika suatu
stasiun bekerja di bawah kecepatan lintasan maka stasiun tersebut akan memiliki waktu
menganggur. Tujuan akhir dari keseimbangan lintasan adalah memaksimisasi
kecepatan di tiap stasiun kerja sehingga dicapai efisiensi kerja yang tinggi.
Ketidakseimbangan lintasan
perakitan dalam kegiatan produksi di lantai pabrik dapat dilihat dari menganggurnya
beberapa stasiun kerja, sedangkan di stasiun
kerja lainnya tetap bekerja secara penuh. Hal ini disebabkan oleh waktu yang dibutuhkan oleh suatu stasiun untuk
menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari
kecepatan lintasan yang telah
ditentukan. Kecepatan lintasan tersebut ditentukan dari tingkat kapasitas, permintaan,
serta waktu operasi terpanjang (Kusuma,
2007).
PT. Cahaya kawi Ultra Polyintraco adalah
perusahaan yang bergerak di bidang
produksi matras spring bed. Dalam
melakukan kegiatan produksi bersifat Kusuma,
Hendra, Manajemen Produksi, Edisi ketiga, Penerbit Andi, Yogyakarta, 2007. Hal Jual skripsi make to stock dan job order
(pesanan) apabila ada order dari
pelanggan.
Perusahaan ini melakukan
diversifikasi produk dengan memproduksi
4 jenis produk matras spring bed
yaitu platinum, golden, silver dan big line.
Adapun perbedaan dari ke-4 jenis
produk matras spring bed tersebut didasarkan pada jenis kain quilting,
jumlah per bulat, dan busa yang digunakan. Proses pembuatan matras
spring bed ini melibatkan seluruh tenaga manusia.
Berdasarkan pengamatan yang telah
dilakukan terhadap kegiatan proses produksi
terdapat salah satu stasiun kerja yang mengalami bottleneck yaitu pada stasiun perakitan kawat lis. Kondisi
bottleneck stasiun perakitan kawat lis ini memiliki kapasitas tersedia dengan rata-rata
15,7 menit/unit dimana terdapat satu unit
peralatan yang digunakan, sedangkan
kapasitas stasiun kerja sebelumnya yaitu
stasiun perakitan per bulat (terdiri
dari dua unit peralatan) memiliki kapasitas tersedia dengan rata-rata 13,6
menit/unit dan kapasitas stasiun kerja sesudahnya
yaitu stasiun perekatan (terdiri dari dua unit peralatan) memiliki kapasitas tersedia dengan rata-rata 18,1
menit/unit. Penentuan kapasitas stasiun kerja
yang tersedia tersebut dilakukan dengan teknik pengukuran waktu.
Terjadinya bottleneck pada stasiun kerja perakitan kawat lis ini mengakibatkan terhambatnya kegiatan produksi pada beberapa
stasiun kerja berikutnya serta dengan
adanya waktu menganggur (idle) yang tinggi di beberapa stasiun kerja berikutnya merupakan indikasi
bahwa terjadinyaketidakseimbangan lintasan
produksi diantara stasiun kerja sehingga mempengaruhi terhadap jumlah produksi yang dihasilkan.
Jual skripsi Pada penelitian ini
dimaksudkan untuk melakukan perancangan sistem keseimbangan lintasan produksi yang ada dengan
teknik simulasi. Teknik simulasi dapat
digunakan untuk memberikan berbagai ide
alternatif rancangan tanpa menimbulkan
biaya, waktu implementasi sistem yang lama serta resiko kegagalan dalam
melakukan perbaikan suatu sistem.
Adapun perangkat simulasi yang digunakan
adalah ProModel Student Version 6 yang memiliki kelebihan dalam mengidentifikasi terjadinya bottleneck di
stasiun kerja.
Sebelumnya, telah ada
penelitian-penelitian terhadap masalah keseimbangan
lintasan menggunakan metoda simulasi yaitu
“Assembly Line Blancing with
Discrete Simulation” (Saberi, M, Azadeh, A, Aliasgari, A, Faghihroohi, S, 2008), “Line Balancing in The Apparel Industry
Using Simulation Technique”
(Guner,Mucella G., Can U., 2008) dan “Virtual Reality Simulation Of A Mechanical Assembly Production
Line”(Kibira, D., McLean, C., 2006).
1.2. Rumusan Permasalahan Adapun
permasalahan yang dihadapi PT. Cahaya kawi Ultra Polyntraco adalah terjadinya
ketidakseimbangan lintasan produksi di lantai pabrik, hal ini ditandai dengan adanya stasiun kerja yang
mengalami bottleneck yaitu stasiun kerja
perakitan kawat lis yang memiliki
kapasitas yang tersedia sebesar 15,7 menit/unit
produk sehingga mengakibatkan terhambatnya kegiatan produksi pada beberapa stasiun kerja berikutnya. Oleh karena itu, bagaimana merancang keseimbangan lintasan produksi tersebut dengan
teknik simulasi? Jual skripsi 1.3. Tujuan Penelitian Tujuan umum dari
penelitian ini adalah untuk mendapatkan sebuah rancangan model keseimbangan lintasan produksi
yang menyerupai kondisi nyata di lantai
pabrik sehingga diperoleh utilitas kerja
yang tinggi dalam lintasan produksi.

Skripsi Industrial Engineering: Perancangan Sistem Keseimbangan Lintasan Produksi dengan Teknik Simulasi

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.