BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Asahan
merupakan sebuah kabupaten yang terletak
di wilayah Provinsi Sumatera Utara. Kabupaten ini
beribukotakan Kisaran, mempunyai wilayah seluas 3.675 km², penduduknya
Sektor
pertanian merupakan salah satu
bagian vital yang
harus dibenahi dan ditingkatkan
di Kabupaten Asahan.
Pada saat ini
Kabupaten Asahan hanya mampu
memproduksi beras ±45.000
ton pertahun, sedangkan
kebutuhan beras rata-rata yang
dibutuhkan sejumlah ±90.000
ton pertahun. Kabupaten
Asahan hanya memiliki areal persawahan ±13.210 Ha yang terdiri dari
persawahan teknis seluas 6.650 Ha dan persawahan non-teknis seluas 6.560 Ha.
Di
Kabupaten Asahan terdapat
beberapa sungai yang
digunakan untuk mengaliri jaringan
irigasi, diantaranya sungai
Bunut yang mengaliri
D.I.
Serbangan
serta D.I. Panca
Arga dan sungai
Silau yang mengaliri
D.I. Sijambi serta D.I.
Sei Silau. Namun
di D.I. Serbangan
dan D.I. Panca
Arga sering mengalami kekeringan
pada saat musim
kemarau akibat terlalu
kacilnya dibit sungai Bunut,
sedangkan sungai Silau
yang mengalir berdekatan
dengan sungai Bunut memiliki
debit yang cukup besar walupun di musim kemarau.
Melihat
kondisi di atas, maka dirasa perlu melakukan suplesi dari sungai Silau ke
sungai Bunut untuk meningkatkan debit sungai Bunut. Peningkatan debit ini dapat
digunakan untuk mengaliri
sawah-sawah yang mengalami
kekeringan serta
meningkatkan areal persawahan
di Kabupaten Asahan
sehingga produksi beras bisa
ditingkatkan.
1.2 Perumusan Masalah Secara umum perumusan
masalah pada tugas
akhir ini dapat
dinyatakan sebagai berikut: 1. D.I. Serbangan dan D.I. Panca Arga
mengalami kekurangan air pada saat musim kemarau.
2. Sungai
Bunut yang merupakan
sumber air untuk
mengaliri D.I.
Serbangan
dan D.I. Panca
Arga kekurangan debit untuk
mengairi irigasi di daerah tersebut pada saat kemarau.
3. Dibutuhkan
solusi untuk menambah
debit air sungai
bunut guna kebutuhan irigasi.
1.3 Pembatasan Masalah Agar pembahasan tidak
terlalu luas sehingga dapat mengaburkan masalah yang sebenarnya
maka perlu dibuat batasan masalah.
Adapun permasalahan yang akan dibahas antara lain: 1. Melakukan analisis
terhadap ketersediaan debit sungai Bunut dengan analisis curah hujan 10 tahun
terakhir.
2.
Melakukan analisis potensi
trase dan saluran
suplesi yang potensial dari sungai Silau ke sungai Bunut.
3. Hanya
meninjau daerah irigasi
Panca Arga dan
daerah irigasi Serbangan.
4. Hanya mendisain dimensi saluran suplesi dan
pintu air rancananya.
1.4 Tujuan Adapun tujuan
penelitian pada tugas
akhir ini adalah melakukan studi untuk penambahan debit air sungai Bunut
yang mengalami kekurangan air untuk mengaliri irigasi pada saat musim kemarau.
1.5 Manfaat Manfaat yang dapat diperoleh dari
tugas akhir ini adalah sebagai berikut: 1. Hasil penelitian ini diharapkan
dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan
air irigasi di
Kabupaten Asahan saat
musim kemarau, khsnya di daerah
irigasi Serbangan dan daerah irigasi Panca Arga.
2. Penelitian
ini diharapkan menambah pengetahuan
dan wawasan terhadap metode
peningkatan debit air
sungai bagi mahasiswa teknik sipil dan pembaca untuk kebutuhan irigasi.
3. Hasil
penelitian ini dapat
digunakan sebagai acuan
bagi pemerintah Kabupaten Asahan
dalam membuat kebijakan peningkatan daerah.
0 komentar:
Posting Komentar