Kamis, 09 Oktober 2014

Skripsi Chemical Engineering:Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Polibisfenol-a Karbonat dari Bisfenol-a dan Fosgen dengan Katalis Piridin dengan Kapasitas Produksi 30.000 tontahun



BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Salah satu
produk plastik (polimer)
yang sangat banyak
digunakan dalam kehidupan
manusia sehari-hari pada
saat ini dalam
berbagai bentuk dan
ukuran adalah polikarbonat
(polycarbonate).
Polikarbonat disebut demikian
karena plastik ini terdiri dari polimerdengan gugus karbonat(-O-(C=O)-O-) dalam rantai molekuler yang panjang.
Tipe polikarbonat yang
paling umum adalah
bisfenol-a (BPA) yang disebut polibisfenol-a karbonat dan sering
kali jenis ini hanya disebut polikarbonat (Rimbualan, 2010).
Keunggulan polikarbonat
ini adalah merupakan
polimer yang jernih,
ringan, kuat dan tahan terhadap
benturan, transmisi cahaya sangat bagus, stabil dalam suhu, tidak
berubah bentuk ketika
diberi beban, tidak
tembus air, insulasi
listrik sangat bagus, fleksibel, tahan lama, dan dapat didaur
ulang (Sari, 2008).
Polikarbonat merupakan
polimer resin yang
sangat penting penggunaannya dalam
kehidupan sehari-hari. Polikarbonat
telah tersedia secara
komersial sejak 1960-an
dan aplikasinya juga
berkembang hingga sekarang.
Polikarbonat menawarkan kombinasi
yang tidak biasa
dalam hal kekuatan,
kepadatan, dan ketangguhan
sehingga dapat mencegah
kegagalan material yang
potensial. Polimer ini
memiliki sifat seperti
gelas, yaitu transparan,
dan bisa digunakan
dalam perlakuan-perlakuan klinis
dan diagnosa yang
membutuhkan pengamatan jaringan, darah,
dan fluida-fluida lainnya
yang jelas. Polikarbonat
ini juga digunakan
untuk kemasan air
minum dalam kemasan
(AMDK) (Legrand dan
John, 2000 ;
Sandra, 2011).
Polikarbonat paling
banyak diterapkan pada
pengkacaan karena memiliki beberapa keunggulan tersendiri, terutama
karena polikarbonat sudah memiliki modal utama yaitu tembus pandang. Kegunaan
polikarbonat pada bidang lain seperti : 1. Perabotan
dapur, karena tidak
mudah pecah dan
memenuhi standar FDA (Food
& Drug Administration) seperti peralatan makan, blender, galon air.
2. Elektrikal dan elektronik, karena sangat baik
dalam hal insulasi elektrik dan tahan
api.
3.
Kendaraan, seperti untuk jendela mobil, lampu moobil, dan kaca helm.
4. Arsitektur, karena transmisi cahaya yang
bagus dan ringan.
5. Alat-alat kesehatan.
(Sari, 2008).
Polikarbonat dapat diproses
dengan peralatan cetakan dengan injeksi biasa dan dapat
dibentuk menjadi film,
lembaran, atau tubular
tebal maupun tipis.
Lembaran dan film
polikarbonat sangat mudah
dibentuk dengan pengolahan
termal dan mekanik menjadi berbagai bentuk yang kompleks
(Othmer, 2004).
Pasar global
polikarbonat adalah pasar
yang menunjukkan perkembangan sesuai
dengan ketersediaan bahan
baku yang kontinu
dan berkualitas baik.
Pasar polikarbonat ini dapat
dibagi menjadi beberapa bagian tergantung gradepolikarbonat yang dihasilkan. Untuk tujuan penggunaan
secara umum, harga polikarbonat berada pada
$ 1.90 per lb. Harga ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai $5 per lb pada akhir tahun 2011 (Chemical Market
Associates, 2011).
Bahan baku
untuk pembuatan polikarbonat
ini adalah fosgen
dan bisfenol-a.
kedua bahan
baku ini telah
diproduksi di dalam
negeri. Fosgen sebagai
reaktan berbentuk gas telah
diproduksi sebagai hasil samping industri petrokimia. Bisfenol-a diproduksi
oleh PT Magicleafs
yang diprioritaskan sebagai
antioksidan dalam plastizier dan inhibitor dalam pembuatan
polivinil klorida (PVC) (Kertajay, 2011).
Polikarbonat ini
masih sedikit diproduksi
di Indonesia. Pabrik
yang memproduksinya adalah
PT. Sugison Senada
yang berkapasitas 13.000
ton/tahun (PT. Sugison Senada,
2009).
Untuk mencukupi kebutuhan dalam
negeri yang cukup besar akan polikarbonat ini
maka Pemerintah Indonesia
mengimpornya dari Cina
dan Jepang dengan
harga yang cukup mahal (Sandra,
2011).
Tabel 1.1
berikut menunjukkan data
impor polibisfenol-a karbonat
yang diimpor Indonesia setiap
tahunnya.
Tabel 1.1 Data Impor Polibisfenol-a Karbonat
Indonesia Tahun 2007-2011 Tahun Impor (ton) 2007 19.818, 2008
30.119, 2009 29.029, 2010 38.668, 2011
34.123, Sumber : (Badan Pusat Statistik, 2007-2011) Dari Tabel 1.1 di atas dapat dilihat bahwa
impor polikarbonat cukup fluktuatif tiap tahunnya dan pada 2 tahun terakhir meningkat
di atas 30.000 ton per tahun. Hal ini tentu akan
mengganggu kestabilan keuangan
negara untuk tahun
kedepan jika pemerintah
masih tetap mengimpor
polikarbonat yang menurut
pasar global (Chemical Market Associates, 2011), akan terus
mengalami kenaikan harga.
Salah
satu alternatif yang
dapat dilaksanakan adalah
dengan menambah jumlah pabrik polikarbonat di dalam negeri
dengan mengubah arah pemakaian bahan fosgen
dan bisfenol-a dari inhibitor dalam pembuatan PVC, dan juga karena semakin menigkatnya produksi bahan kimia tersebut
menjadi bahan baku untuk untuk proses produksi polikarbonat
sehingga diharapkan akan
memenuhi kebutuhan dalam negeri.
1.2 Perumusan Masalah Mengingat kebutuhan dalam negeri Indonesia
akan polikarbonat yang cukup tinggi, dimana
senyawa fosgen dan
bisfenol-a masih belum
termanfaatkan secara maksimal,
mendorong untuk dibuatnya
suatu pra rancangan
pabrik pembuatan polibisfenol-a karbonat dari bisfenol-a dan
fosgen.
1.3 Tujuan Perancangan Secara
umum, tujuan pra
rancangan pabrik pembuatan
polibisfenol-a karbonat dari
bisfenol-a dan fosgen ini adalah untuk menerapkan disiplin ilmu teknik kimia khsnya di bidang perancangan, proses,
dan operasi teknik kimia sehingga memberikan
kelayakan pra rancangan pabrik polibisfenol-a karbonat.
Secara
khs, tujuan pra
rancangan pabrik polibisfenol-a karbonat
dari bisfenol-a dan
fosgen adalah sebagai
gambaran untuk tahap
rancangan yang lebih detail
pendirian pabrik polibisfenol-a karbonat sehingga akan mencukupi kebutuhan dalam negeri.
1.4 Manfaat Perancangan Manfaat
pra rancangan pabrik
polibisfenol-a karbonat dari
bisfenol-a dan fosgen adalah memberikan gambaran kelayakan
(feasibility) dari segi rancangan dan ekonomi pabrik
ini untuk dikembangkan
di Indonesia yang
nantinya gambaran tersebut
dapat menjadi patokan
untuk pengambilan keputusan
terhadap pendirian pabrik tersebut. Pembuatan polibisfenol-a
karbonat diharapkan memenuhi kebutuhan dalam
negeri Indonesia di masa yang akan datang.
Manfaat lain
yang ingin dicapai
adalah terbukanya lapangan
kerja dan meningkatkan
produksi dalam negeri
yang pada akhirnya
akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Skripsi Chemical Engineering:Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Polibisfenol-a Karbonat dari Bisfenol-a dan Fosgen dengan Katalis Piridin dengan Kapasitas Produksi 30.000 tontahun

Download lengkap Versi PDF >>>>>>>KLIK DISINI







Share

& Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2015 Jual Skripsi Eceran™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.